Meski cuma guyonan, ajakan taruhan bola yang disampaikan Jack Wilshere bisa perhatian dari UEFA. Bukan tak barangkali dia bakal menjalani penyelidikan dari otoritas sepakbola Eropa tersebut
Peritiwa ini bermula dari aktivitas pemain Arsenal itu di tempat microbloging Twitter miliknya. Sebelum pergelutan Olympiacos vs Arsenal di Liga Champions, Rabu (7/12/2011) lalu, pemain berusia 19 tahun ini menuliskan apabila dia taruhan bola 10 poundsterling andaikan Emmanuel Frimpong sanggup mencetak goal pertamanya akan Arsenal.
“Liga Champions malam ini bakal lantas kepunyaan Arsenal! Gol awalan @Frimpong26AFC merupakan bernilai 10 poundsterling dengan komparasi 150-1 benarkan?” istilah Wilshere di akun Twitternya @jack_wilshere.
Atas tulisan Wilshere itu, UEFA melalui keliru seorang ahli bicaranya memperingatkan andaikan yang dilakukan sama pemain belia ‘Gudang Peluru’ ini bisa merusak kejujuran pertandingan dan juga kompetisi.
“Semua individu yang terikat dengan peraturan UEFA mesti sanggup menahan awak dari kelakuan yang bisa merusak kejujuran dari pertandingan dan kompetisi,”
“Pelanggaran di prinsip-prinsip ini yang dilakukan sama siapa aja yang berpartisipasi lanjut maupun tak lanjut dalam taruhan maupun yang memiliki kepentingan keuangan di kegiatan bagai ini,” kata ahli cakap UEFA ini bagai dilansir Mirror Football.
Terkait dengan peristiwa ini, Wilshere pun belakangan memberikan klarifikasi. Merasa cuma bercanda, pemilik angka belakang 19 di Arsenal itu meyakinkan dirinya tak benar-benar taruhan bola.
“Saya tak benar-benar bertaruh bola di pertandingan. Saya tahu kami tak diijinkan melakukannya. Aku cuma mengacaukan. #justobeclear,” jelas Wilshere.
Wilshere selama ini terhitung berlangsung nge-twit dan gemar bercandai di jejaring interaksi tersebut. Dia luang taruhan bola akan pergelutan anti Tottenham Hotspur, bersama mengusili akun twitter rekannya Wojciech Sczesny. Tapi kali ini berpatutatn batunya akibat becandaannya itu membuat dia mencapai dikomentari UEFA.